Archive for June 18, 2008

Situs P2KP aktif kembali

Woro-woro! We are “back to business” niiih! ;)

Jakarta, 18 Juni 2008

Akhirnya, Situs P2KP Online Kembali

Program Manager P2KP-PNPM Mandiri Perkotaan Aart Van Nes (kiri) dengan saksama mendengarkan penjelasan Programmer Web P2KP Dedi Yuliarto, mengenai kinerja server "baru" kita

Pak Aart (kiri) dan Pak Dedi

Setelah nyaris seminggu penuh lumpuh, akhirnya Situs P2KP.org kembali online, pada Rabu (18/6) petang, mulai sekitar pukul 16.00 WIB. Begitu online, ruang Web langsung menerima telepon bertubi-tubi dari sejumlah tenaga ahli, menanyakan laporan sudah tayang atau belum. Siap, Bos!

Hal lain yang membuat kru Web bersemangat lagi adalah kunjungan spontan dari Program Manager Aart Van Nes ke ruang Web, satu jam setelah Situs P2KP kembali online. Aart memastikan Situs P2KP sudah berjalan normal, sekaligus melihat server lama ber-casing hitam, yang barusan kami “boyong” ke kantor.

Para pengguna setia situs P2KP mungkin bertanya-tanya, apa alasan situs P2KP offline sejak Kamis (12/6) malam? Begini ceritanya.. Read the rest of this entry »

Comments (5)

Sambut Ultah dengan “Operasi Plastik”

aaah.. saya kira tulisan ini hilang waktu PC saya “blue screen” (alias error). Ternyata WordPress menyimpannya dalam data base. Thank you, WP! Oke, saya tayang sekarang deh..

Tulisan ini di-create pada Kamis, 12 Juni 2008, pkl 15.00 WIB —–

Happy Birthday Mr. Van Nes! Dibanding dulu (yang hanya 3 lilin) sekarang jadi 7 lilin ya? hehe..

potong kuenyaaa

Hari ini, PMT bersuka cita. Soale, Program Manager Mr. Aart Van Nes berulang tahun yang ke-55.

Congratulations, Mr Van Nes! May your up coming days filled with joy, happiness, health, wisdom and blessings from The Lord Almighty. Amen! :)

Terlepas bahwa tahun ini masa tugas PMT berakhir (alias dibubarkan), Pak Aart tetap berharap misi P2KP-PNPM Mandiri Perkotaan terus berlanjut. “Jika orang miskin berkurang, artinya pekerjaan kita ada hasilnya. Untuk itu, saya berharap misi dan visi kita terkait penanggulangan kemiskinan, tidak berhenti sampai kontrak kita selesai.” Begitu kata Pak Aart, dengan bahasa Indonesia yang cukup fasih. (Ssst.. biasanya bahasa Indonesia beliau lebih lancar lho. Tapi, kemarin beliau sempat cuti sekitar 14 hari untuk pulang ke kampung halamannya di Belanda, mungkin “jetlag” lagi, sehingga bahasa Indonesia-nya terpatah-patah kembali. hehe.. :D ) Read the rest of this entry »

Leave a Comment